Kamis, 01 Desember 2011

INFORMASI PELAYANAN MASYARAKAT BIDANG PENCATATAN SIPIL


PERSYARATAN PEMBUATAN AKTA CATATAN SIPIL
Diterbitkan Oleh :
DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KABUPATEN SEMARANG

DASAR HUKUM

1.  Undang – Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan
2.  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang –Undang Nomor 23 tahu 2006 tentang Administrasi Kependudukan
3.  Peraturan Presiden Nomor 25 tahu 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil
4.  Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 14 Tahun 2006 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak, Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan sipil
5.  Surat Keputusan BUpati Semarang Nomor 974/0099/2007tentang Pembebasan Retribusi Penggantian BIaya Cetak Kartu Keluarga, Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Pendudukdan Penggantian Jasa Layanan Akta Kelahiran
6.  Perda Kabupaten Semarang No.7 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan

PERSYARATAN PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN

A.  Untuk WNI (Waega Negara Indonesia)

1. Mengisi Formulir Permohonan Yang Dilampiri
2. Surat Pengantar Dari Kepala Desa/ Kelurahan Diketahiu Oleh Camat (Asli)
3. Surat Kelahiran Dari Kepala Desa/ Kelurahan, Dokter, Bidan, Rumah Sakit Bersalin (Asli)
4. Kutipan Akta Perkawinan/ nikah atau Diplikat Surat Nikah atau Talak (Foto Copy di Legalisir)
5. Foto Copy Ijasah SD, SMP, SMA (Bagi Yang Sudh Mamiliki)
6. Surat Kuasa Bermaterai Rp. 6000,- bagi Yang Dikuasakan (Asli) dengan melampirkan foto copy kartu Tanda Penduduk yang memberi kuasa
7. Membawa/ menghadapkan 2 orang saksi dengan menyerahkan foto copy KTP

B. Untuk WNA (Warga Negara Asing)

1. KTP dan KK yang bersangkutan bagi orang asing dengan status tinggal tetap
2. SKTT yang bersankutan bagi orang asing dengan status tinggal terbatas
3. Dokumen imigrasi yang bersangkutan bagi orang pemegang ijin singgah atau vissa kunjungan

ALUR PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN



PERSYARATAN PENGESAHAN ANAK
Pencatatan pengesahan anak dilakukan dengan mengisi formulir Pelaporan Pengesahan Anak yang telah disediakn oleh instansi pelaksana dan dilampiri :
1.  Kutipan Akta Kelahiran Anak yang Asli
2.  Kutipan akta Perkawinan Orang Tua yang Asli
3.  Bagi penduduk orang asing membawa dokumen imigrasi, STLD dari daei Kepolisian dan surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan
4.  Dua orang saksi yang telah berusia 21 tahun dan foto copy KTP saksi 
5.  Foto copy KK dan KTP yang masih berlaku
6.  Surat Pengantar dari Kepala Desa / Lurah

PERSYRATAN AKTA KUTIPAN KEDUA
Ø  Pencatatan kutipan akta kedua sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) dapat dilakukan dengan mengajukan permohonan dengan memenuhi persyaratan :
1.  Laporan Kehilangan dari kepolisian untuk kutipan yang hilang
2.  Surat Keterangan Rusak dari Kepala Desa atau Lurah untuk kutipan yang rusak
3.  Foto copy KTP dan KK yang masih berlaku
4.  Kutipan Pencatatan Sipil yang rusak, atau foto copy kUtipan Pencatatan Sipil yang hilang
5.  Surat Pengantar dari kepala Desa/ Lurah
6.  Data Dukung ysng lain

Ø  RETRIBUSI AKTA PERKAWINAN WNI Rp. 75.000,-
Ø  RETRIBUSI AKTA PERKAWINAN WNA Rp. 150.000,-


PERSARATAN PEMBUATAN AKTA PERCERAIAN
1.  Menyerahkan Kutipan Akta Perkawinan (Asli)
2.  Menyerahkan salinan putusan Pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap
3.  Foto copy KTP dan KK yang akan dicerai
4.  Surat Kuasa bermaterai Rp. 6000,- (bagi yang dikuasakan)
5.  Bagi WNI keturunan ynag sudah ganti nama membawa surat bukti ganti nama, bagi WNA membawa dokumen Imigrasi dan STLD dari Kepolisian


PERSYARATAN AKTA PERKAWINAN
1.   Pencatatan perkawinan dilakukan dengan mengisi Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah disediakan oleh Instansi Pelaksana ditempat terjadinya perkawinan dan dilampiri :
2.   Foto copy KTP dan KK yang masih berlaku
3.   Bagi WNI yang akan melakukan perkawinan dengan orang asing yang bersangkutan membawa kelengkapan dokumen imigrasi, STLD (Surat Tanda Lapor Diri)dari Kepolisian dan surat dari Kedutaan/ Konsul/Perwakilan Negaranya
4.   Kutipan akta Perceraian atau Kutiapan Akta Kematian bagi mereka yang telah cerai atau pasangannya telahmeninggal
5.   Izin dari Komandan bagi anggota TNI atau POLRI
6.   Bagi perkawinan antara warga negara Asing membawa kelengkapan dari Kedutaan Besar yang bersangkutan
7.   Surat bukti pemberkatan perkawinan menurut agamanya (Asli atau Foto copy yang telah dilegalisir)
8.   Formilir model N1 s.d N5
9.   Foto berwarna berdampingan ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar
10. Dua orang saksi yang telah berusia 21 tahun dan foto copy KTP saksi
11. Foto copy akta kelahiran kedua mempelai yuang telah dilegalisir
12. Izin Pengadilan Negeri bagi mempelai yang belum berumur 16 tahun untuk wanitan dan umur 19 tahun untuk Pria)
13. Surat kesehatan atau iminisasi dari dokter
14. Foto copy surat perkawinan penghayat kepercayaan yang telah dilegalisir (bagi penghayat kepercayaan)

PERSYARATAN AKTA PERCERAIAN
1.   Pencatatan perceraian dilakukan dengan mengisi Formulir Pelaporan Perceraian yang telah disediakan Instansi Pelaksana dan dilampiri :
2.   Keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap
3.   Kutipan Akta Perkawinan yang Asli
4.   Foto copy KTP dan KK yang masih berlaku
5.   Foto copy Akta Kelahiran yang telah dilegalisir
6.   Bagi Penduduk Orang Asing membawa dokumen Imigrasi dan STLD dari Kepolisian
7.   Surat kuasa bermaterai cukup bagi yang menguasakan

PERSYARATAN AKTA KEMATIAN
Pencatatan kematian sebagaimana dimaksud ayat 1 dilakukan dengan mengisi formulir Pelaporan Kematian yang telah disediakan oleh Instansi Pelaksana dan dilampiri :
1.   Surat Keterangan Kematian dari Dokter, petugas kesehatan dan / Kepala Desa atau Lurah
2.   Foto copy kutipan Akta Kelahiran yang meninggal bagi yang memiliki
3.   KK dan KTP yang bersangkutan
4.   Bagi orang asing :
Ø  KTP dan KK yang bersangkutan, bagi orang asing dengan status tinggal tetap
Ø  SKTT yang bersangkutan, bagi orang asing dengan status tinggal terbatas
Ø  Dokumen imigrasi yang bersangkutan, bagi orang asing pemegang surat ijin singgah atau visa kunjungan
5.   Dua orang saksi yang telah berusia 21 tahun dan foto copy KTP saksi
6.   Surat kuasa bermeterai cukup bagi yang menguasakan

PERSYARATAN AKTA PENGAKUAN ANAK
1.   Pencatatan pengakuan anak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan dengan mengisi Formulir Pelaporan Pengakuan Anak yang telah disediakan oleh Instansi Pelaksana dan dilampiri :
2.   Kutipan Akta Kelahiran Anak yang Asli
3.   Surat pengakuan Anak dari Ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung
4.   Bagi penduduk orang asing membawa dokumen imigrasi, STLD dari kepolisian dan Surat Keterangan dari Perwakilan Negar Yang Bersangkutan
5.   Dua orang saksi yang berusia 21 tahun dan foto copy KTP
6.   Foto copy KTP dan KK yang masih berlaku dari (ibu dan ayah biologis)
7.   Surat pengantar dari Kepala Desa / Lurah

PERSYARATAN AKTA PENGANGKATAN ANAK
Pencatatan pengangkatan anak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan dengan mengisi Formulir Pelapora Pengangkatan Anak yang telah disediakan oleh instansi pelaksana dan dilampiri :
1.  Kutipan Akta Kelahian Anak yang Asli
2.  Foto copy kutipan Akta Perkawinan orangtua kandung apabila ada dan orang tua yang akan mengangkat bila ada.
3.  Foto copy KK da KTP orangtua kandung dan orang tua yang akan mengangkat
4.  Bagi penduduk orang asing membawa dokumen imigrasi, STLD dari Kepolisian dan Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan
5.  Penetapan atu putusan dari Pengadilan Negeri
6.  Surat kuasa bermeterai cukup bagi yang menguasakan


PERSYARATAN AKTA PERUBAHAN NAMA
Pencatatan perubahan nama dilakukan dengan mengisi formulir Pelaporan Perubahan Nama yang telah disediakan oleh Instansi Pelaksana dan dilampiri :
1.  Kutipan Akta Kelahiran yang asli
2.  Kutipan Akta-akta pencatatan sipil yang dipunyai
3.  Foto copy KK dan KTP yang bersnagkutan
4.  Penetapan dari pengadilan Negeri bagi perubahan nama asli dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi perubahan nama keluarga
5.  Surat kuasa benrmaterai cukup bagi yang menguasakan




9 komentar:

anicio mengatakan...

matur suwun kang pezuuut.......... atas posting nya

Herman mengatakan...

Kok aneh Dispenduk yang punya aturan tidak pernah sosialisasi ke warga malah Desa yang sosialisasi, terimakasih infonya sangat membantu kita-kita yang di Rantau mudah-mudahan mudik nanti kita urus surat yang mati. tolong kasih tahu pak lurah kapan E-KTP di Jakarta sudah jalan di Desa kapan tolong diumumkan lewat web, terimakasih

Admin Desa mengatakan...

Mas Herman kan sama kit Pemerintah desa juga bagian dari Pemerintah Pusat,Propinsi,Kabupaten jadi sudah jadi kewajiban kita umumkan itu. nati kira2 bulan Juni / July E-KTP di Kec. Banyubiru akan dilakukan mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi, yg penting untuk sedulur-sedulur tolong dibetulkan kalau ada kesalahan2 tulisan ejaan, tanggal, dll, nuwun

Rita W mengatakan...

Pak lurah E KTP bayar tidak? mohon infonya

Admin mengatakan...

Mbak Rita untuk program E-KTP yang massal tidak bayar tapi yang tidak bisa hadir pada hari program belum tahu infonya nanti ita tanyakan ke Dispenduk kab. Semarang, suwun

Rita W mengatakan...

Pak Lurah lah kalau kita-kita yang ada di luar kota sprt Jakarta, surabaya dan luar jawa bagaimana ikut prog? apa tidak ada kebijaksanaan

edy prayitno mengatakan...

edi kab semarang
kenapa pembuatan akte kelahiran biaya sangat mahal ? apalagi denda ..gmana bagi orang yg gak mampu

Anonim mengatakan...

bagaimana cara saya membuatkan akte untuk anak angkat saya yang baru berumur 4 bulan padahal ibunya sudah berangkat menjadi tkw ke luar negeri. apa yang harus saya lakukan agar anak saya dapat memperolek akte kelahiran

KTU3 93/94 mengatakan...

saya suparmin warga candilosmen semarang, untuk mengurus akta kelahiran yang sudah terlambat bagaimana ( terlambat 5th, berapa kira - kira biayanya ) maturnuwun

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More