Kamis, 27 Januari 2011

TATA CARA PEMILIHAN KETUA RT


TATA CARA PEMILIHAN KETUA RT DAN WAKIL

Oleh :
Sri Anggoro Siswaji







Tata Cara Pemilihan Ketua RT dan Wakil Ketua RT

(1)   Tata Cara Pemilihan
-          Pemilihan ketua RT dan Wakil Ketua RT dilaksanakan oleh suatu Panitia yang dibentuk oleh Kepala Dusun dan Ketua Rw  yang dikukuhkan dengan surat keputusan keputusan Kepala Desa berdasarkan usulan dari Kepala Keluarga di lingkungan RT melalui Ketua RW yang diketahui Kepala Dusun setempat yang terdiri dari :
1.      Ketua;
2.      Wakil Ketua;
3.      Sekretaris;
4.      Beberapa anggota yang ditentukan oleh Ketua bila dipandang perlu dengan ketentuan sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang.
-          Panitia pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RT tidak dapat dicalonkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua RT.
(2)   Tugas dan Wewenang Panitia Pemilihan
-          Mencari dan mengumpulkan nama calon Ketua dan Wakil Ketua RT berdasarkan usulan dari para Kepala Keluarga di lingkungan RT setempat;
-          Memeriksa dan meneliti nama-nama dan persyaratan calon dalam surat penclonan dan surat suara pemilihan;
-          Menyelenggarakan pemilihan dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat;
-          Mengumpulkan surat-surat suara dan mengumpulkan nama calon yang telah dipilih dengan suara terbanyak;
-          Mengawasi dan menjamin pelaksanaan pemilihan secara tertib, bebas dan rahasia;
-          Melaporkan berita acara hasil pemilihan kepada Kepala Desa melalui Ketua RW yang diketahui Kepala Dusun setempat untuk mendapatkan pengesahan dari Kepala Desa.
(3)   Pelaksanaan Pemilihan
-          Ketua dan Wakil Ketua RT dipilih oleh para Kepala Keluarga setempat dalam suatu pemilihan yang dihadiri sedikitnya 2/3 (dua pertiga) Kepala Keluarga du lingkungan RT setempat;
-          Dalam pelaksanaan pemilihan, Ketua RT yang terpilih berdasarkan urutan suara terbanyak kedua, kecuali jika suara berjumlah sama, maka penentuan Ketua dan Wakil Ketua RT ditentukan oleh panitia pemilihan dengan memperhatikan pendidikan, kewibawaan, pengalaman hidup bermasyarakat dan lama tinggal sebagai penduduk setempat;
-          Apabila dalam suatu pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RT tidak dihadiri sedikitya 2/3 (dua pertiga) jumlah Kepala Keluarga sebagaimana dimaksud pada huruf a, maka atas dasar pertimbangan panitia pemilihan dengan pemuka masyarakat dan Kepala Dusun serta Ketua Rw setempat, waktu pelaksanaan pemilihan dapat ditunda paling lama 15 (lima belas) hari kemudian dan selanjutnya diadakan pelaksanaan pemilihan walaupun jumlah yang hadir tidak mencapai jumlah sedikitnya 2/3 (dua pertiga) Kepala Keluarga di lingkungan RT setempat;
-          Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara dan Seksi dipilih oleh Ketua dan Wakil Ketua RT;
-          Hasil pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RT berserta staf diajukan panitia pemilihan kepada Kepala Desa melalui Ketua RW yang diketahui Kepala Dusun Setempat guna mendapatkan pengesahan dengan keputudan Kepala Desa;
-          Ketua dan Wakil Ketua berserta staf dikukuhkan  oleh Kepala Desa;


Persyaratan Pengurus RT

Setiap calon pengurus RT harus memenuhi syarat :
1.      Beragama;
2.      Sebagai penduduk setempat minimal 1 ( satu ) tahun secara terus menerus dan dibuktikan dengan KK/KTP;
3.      usia minimal 21 (dua puluh satu) tahun atau 17 (tujuh belas) tahun yang sudah / pernah menikah ;
4.      Kepala Desa dan perangkat Desa tidak diperbolehkan merangkap menjadi pengurus RT di wilayah kerjanya;
5.      Mempunyai kemampuan dan sanggup menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat dalam pembangunan ;
6.      sehat jasmani dan rohani;


Hak dan Kewajiban Pengurus RT

1.      Pengurus RT berhak menyampaikan saran-saran dan pertimbangan kepada pengurus RW mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan;
2.      Pengurus RT mempunyai kewajiban :
-          melaksanakan tugas dan fungsi RT;
-          melaksanakan keputusan anggota;
-          membina kerukunan;
-          membuat laporan mengenai kegiatan organisasi paling sedikit 6 (enam) bulan sekali kepada warga;
-          melaporkan hal-hal yang terjadi dalam masyarakat yang dianggap perlu mendapatkan penyelesaian oleh Pemerintah Daerah melalui kepada Kelapa Desa;
-          melaporkan data penduduk setiap 1 (satu) bulan sekali kepada Kepala Desa melalui Ketua RW.




Tata Kerja Pengurus RT

1.      Dalam melaksanakan tugasnya, para pengurus RT mengutamakan asas musyawarah untuk mufakat;
2.      Ketua RT bertaggungjawab kepada masyarakat di lingkungan RT melalui laporan kegiatan dalam rapat musyawarah;
3.      Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Seksi bertanggungjawab kepada Ketua.


Tugas dan Fungsi Ketua RT

Ketua RT

Mempunyai tugas :
-          Membantu menjalankan tugas pelayanan pemerintah Desa kepada masyarakat  ;
-          Memelihara kerukunan hidup warga;
-          Menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat.

Mempunyai fungsi :
-          Pengkoordinasian antar warga;
-          Pelaksanaan dalam menjembatani hubungan antar sesama dan antar masyarakat dengan Pemerintah Dasa ;
-          Penanganan masalah-masalah kemasyarakatan yang dihadapi warga;


Tugas dan Fungsi Wakil Ketua RT

Wakil Ketua RT

Mempunyai tugas :
-          Membantu Ketua dalam melaksanakan tugas dan fungsi Ketua;

Mempunyai fungsi :
-          Pelaksanaan tugas-tugas tertentu yang diberikan Ketua;
-          Pelaksanaan tugas dan fungsi Ketua apabila Ketua berhalangan.

Tugas dan Fungsi Sekretaris RT

Sekretaris RT
Mempunyai tugas :
-          Sekretaris mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi dan memberikan saran-saran serta pertimbangan kepada Ketua untuk kemajuan dan perkembangan RT;
Mempunyai fungsi :
-          Penyelenggaraan surat menyurat, kearsipan, pendataan dan penyusunan laporan;
-          Pelaksanaan tugas-tugas tertentu yang diberikan oleh Ketua;
-          Pelaksanaan tugas dan fungsi Ketua apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan.


Tugas dan Fungsi Bendahara RT

Bendahara RT

Mempunyai tugas :
-          Bendahara mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan RT termasuk benda-benda bergerak dan tidak bergerak.

Mempunyai fungsi :
-          Pengelolaan, penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran keuangan RT;
-          Penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan;
-          Pencatatan kekayaan yang dimiliki.


Tugas dan Fungsi Ketentraman

Seksi Keamanan

Mempunyai tugas :
1.      Melaksanakan kegiatan untuk membantu usaha-usaha penumbuhan kesadaran masyarakat di bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban sehingga masyarakat merasa aman dan tenteram;
2.      Meningkatkan kegiatan pembinaan siskamling dan menunjang usaha keamanan RT;
3.      Mengkoordinasikan kegiatan partisipasi masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana alam;
4.      Melaksanakan kegiatan untuk membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan ptugas keamanan serta membantu mengawasi pelaksanaan program Pemerintah di bidang ketertiban;
5.      Melaksanakan tugas lain yang diberikan Ketua maupun Wakil Ketua yang berkaitan dengan tugas seksi ketentramn.

Mempunyai fungsi :
1.      Penyusunan rencana keamanan sesuai dengan bidangnya;
2.      Penyelenggaraan kegiatan keamanan sesuai dengan rencana;
3.      Pengkoordinasian dengan seksi-seksi terwujudnya kesetasian keamanan;
4.      Pengendalian kelompok-kelompok kerja yang dibentuk berdasarkan wilayah dan jenis kegiatan;
5.      Pengawasan terhadap kegiatan masing-masing;
6.      Pelaksanaan perkembangan dan mencatat segala kegiatan dalam seksi  serta mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan;
7.      Penyusunan laporan secara berkala (triwulan, semester, tahunan);
8.      Pemberian saran dan pendapat pada Ketua sesuai bidang tugasnya;
9.      Penyelenggaraan tugas tertentu yang diberikan oleh Ketua maupun Wakil Ketua.


Tugas dan Fungsi Seksi Pembangunan

Seksi Pembangunan

Mempunyai tugas :
1.       Melaksanakan kegiatan untuk membantu usaha-usaha di bidang pembangunan fisik, pengoperasian, perbaikan usaha ekonomi masyarakat, peningkatan produksi pangan dan produksi lainnya termasuk industri rumah tangga dan perluasan kesempatan kerja serta kewiraswastaan;
2.       Melaksanakan kegiatan untuk membantu membuat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan prakarsa, menggerakkan partisipasi masyarakat untuk melaksanakan pembangunan;
3.       Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua maupun Wakil Ketua yang berkaitan langsung dengan tugas seksi pembangunan.

Mempunyai fungsi :
1.      Penyusunan rencana pembangunan sesuai dengan bidangnya;
2.      Penyelenggaraan kegiatan pembangunan sesuai g rencana;
3.      Pengkoordinasian dengan seksi-seksi terwujudnya keserasian pembangunan;
4.      Pengendalian kelompok-kelompok kerja yang dibentuk berdasar wilayah dan jenis kegiatan;
5.      Pengawasan terhadap kegiatan masing-masing;
6.      Pelaksanaan perkembangan dan mencatat segala kegiatan dalam seksi serta mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan;
7.      Penyusunan laporan secara berkala (triwulan, semester, tahunan);
8.      Pemberian saran dan pendapat pada Ketua sesuai bidang tugasnya;
9.      Penyelenggaraan tugas tertentu yang diberikan oleh Ketua maupun Wakil Ketua.


Ketua dan Wakil Ketua RT berhenti dan diberhentikan

Karena :
1.      Meninggal dunia,
2.      Mengajukan permohonan berhenti atas permintaan sendiri;
3.      Masa bakti berakhir dan pengurus baru telah dibentuk;
4.      Melakukan tindakan yang menghilangkan kepercayaan masyarakat di RT yang bersangkutan;
5.      Tidak lagi memenuhi salah satu syarat untuk dipilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua RT;
6.      Pindah tempat tinggal dari lingkungan RT yang bersangkutan;
7.      Sebab-sebab lain yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan atau norma-norma kehidupan masyarakat.


Masa Bakti Pengurus RT

1.      Masa bakti Ketua dan Wakil Ketua RT beserta staf adalah 3 ( tiga ) tahun sejak tanggal dikukuhkan Kepala Deasa dan dapat dipilih kembali untuk periode berikutnya;
2.      Setiap masa bakti berakhir atau pemberhentian atau penggantian sebelum masa bakti, Ketua RT berkewajiban memberitahukan kepada anggota tentang pemberhentian atau penggantian pengurus dan melaporkan kepada Kepala Desa melalui Ketua RW
3.      Ketua RT menyusun laporan selama masa baktinya dengan memuat potensi RT, program kerja yang sudah dan yang belum selesai, keuangan, harta kekayaan serta permasalahan yang dihadapi.
Banuyubiru, 04 Febuari 2009
                                                                                                            Kepala Desa Banyubiru

                                                                                                                
                                                                                                         SRI ANGGORO SISWAJI

9 komentar:

Erico mengatakan...

Pak Kades Kaya Erico Guteres apa masih saudara yach???
Pak Kades emang kalau urus surat mesti pakai pengantar RT/RW apa tidak ada dispensasi untuk kita-kita yang kerjanya laju luar Kota

Must Joyo mengatakan...

Nuwun sewu pak, artikel ini bagus buat pengetahuan. kebetulan saya mendapat amanah untuk menjadi Ketua Panitia Pelaksanaan Pemilihan Ketua RT di kampung saya untuk periode 2012-2015. Masih awam akan tata cara pemilihan, saya coba googling dan menemukan blog panjenengan ini. Alhamdulillah, sekaligus mohon ijin untuk saya sadur/posting di blog saya www.djerugangsiji.co.cc semoga bermanfaat, terimakasih.

ROROMPOK YADI RUSTANDI mengatakan...

kulo nuwun pangresa mohon share ieu blog panjenengan

Autocad Blog mengatakan...

selamat pagi..saya bisa sahre dan mungkin ada masukan dari bapak.
saya seorang sekretaris di perumahan dan bulan ini akan di adakan pemilihan ketua RT serta pengurus lainya untuk periode 2012-2015, namun saya sedikit bertanya diantaranya:
1. jumabah penduduk satu RT berkisar 30 orang sudah termasuk penduduk setempat permanen sekitar 12 orang (baik yang aktifitasnya selalu ada di rumah dan yang aktifitasnya sering ke luar kota) serta sisanya penduduk yang bertTempat tinggal sementara (KONTRAK).
Kira kira dengan kronologis seperti itu pemilihan RT serta pengurus nya dengan sistem rahasia itu pantas tidak di jalankan?
2. Apabila sebelum penjaringan nama RT dan pengurus dibentuk, ketua RT sudah membuat surat pengunduran diri atas nama pribadi tidak termasuk pengurus RT di dalamnya..apakah ini benar tindakanya?
3. dengan kasus diatas kami terdiridari pengurus RT periode sebelumnya mengajukan surat pengunduran diri juga seperti yang telah dilakukan oleh ketua RT kami pada periode sebelumnya, wajar kah?

Sekian semoga pertanyaan diatas bisa terjawabkan dan kmi ,membutuhkan solusi dari bapak

Terima kasih
tyo surabaya

Graha Prima mengatakan...

sangat bermanfaat untuk yang akan melaksanakan pergantian kepengurusan Rukun Tetangga di wilayah kami.
matur nuwun Pak,,,,

Anonim mengatakan...

Bravo !!! memang seharusnya ada aturan seperti itu Pak Kades, ada aturan main aja kadang masih dilanggar, apalagi ga ada sama sekali, iya kaan? Great you Mr. SAS....

Anonim mengatakan...

Mau tanya dunk RT di Wilayah saya Kerjaan nya TIDAK BENAR & SARA seperti :

- ADMINISTRASI :

Administrasi nya Sangat Kacau Iuran Wajib baik ada atau Tidak ada Kwitansi suka ditagih Berulang-ulang dan Iuran Wajib nya suka dinaikan seenak Hati nya terutama kepada Etnis Keturunan Chinese.

- MATA DUITAN :

Mata Duitan Semua dijadikan Uang / Duit mulai dari Tanda Tangan KK, KTP dan Lain nya terutama kepada Etnis Keturunan Chinese.

- PUNGLI :

Pungli Meminta Sumbangan setiap Bulan nya yang Tidak Jelas Asal dan Tujuan nya mulai dari Renovasi ini itu, Kerja Bakti ini itu, Ronda sebulan 4 kali tapi masih minta THR Keamanan dan Sumbangan Baju Hansip, Foging, dan Masih Banyak yang lain nya terutama kepada Etnis Keturunan Chinese.

- AROGANT :

Arogant Baru jadi Ketua RT saja Kelakuan nya sudah seperti Big Boss dan Senang Dipuji.

- MASA JABATAN

Masa Jabatan RT diwilayah Saya sudah 11 tahun pernah diganti tapi sama Anak nya setelah itu kembali kan lagi ke Bapak nya seharus nya Masa Jabatan Perangkat Desa Max 2 Periode dan Bisa Dilengserkan Bila Tidak Amanah kepada Warga nya.

Pertanyaan :

- Bagaimana Prosedur atau Tata Cara kalo saya Minta RT nya diganti ?

Sebelum dan Sesudah nya Saya Ucapkan Terima Kasih

GMS mengatakan...

izin share gan ... thans

selmar mengatakan...

Maaf pak kades gimana nih kalo RT Ɣªήğ suka pungli?
Bagaimana jika saat pemilihan RT Ɣªήğ ϑĩ undang hanya kepala keluarga Ɣªήğ memilih dia (orang-orang RT) ?
Sedangkan orang-orang permanennya tidak ϑĩ undang ?
Bagaimana jika RT membuat surat tanah menjadi 2 ? Kan malah membuat keributan ?
Sedangkan ªϑa̲̅ masalah dengan warganya RT tidak pernah mau tahu menahu (cuek).
Bagaimana jika RT tidak punya ijazah sekolah pun tidak pernah ?
Bagaimana jika RT sering meminta uang sampa/kerja bakti padahal tidak ªϑa̲̅ kerja bakti ?
Bagaimana cara melaporkan RT seperti itu sedangkan RW nya masih sodaranya tidak mau medengarkan keluh kesah masyarakat ?
Saya tinggal ϑĩ jakarta utara RT: 05/01.

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More